Berita Kilau Indonesia

Informasi terbaru mengenai program kami dan kegiatan sosial yang kami lakukan untuk masyarakat.

Perjuangan Mang Odong Menjaga Asa Keluarga

  • Kilau Indonesia

<p class="ql-align-justify"><strong>BANDUNG </strong>– Tidak semua orang mencari rezeki dengan jalan yang mudah. Bagi Bapak Maman, yang akrab disapa <strong>Mang Odong</strong>, setiap hari adalah perjalanan panjang untuk memastikan keluarganya tetap bisa bertahan. Dengan gerobak batagor yang selalu menemaninya, ia menyusuri kawasan Cimahi Tengah, tepatnya di sekitar Dinas Sosial, berharap ada pembeli yang singgah. Bukan untuk mengejar keuntungan besar, melainkan agar dapur di rumah tetap mengepul dan kedua anaknya dapat terus bersekolah.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Di kampung halamannya di Cililin, Kecamatan Sindangkerta, istri dan dua buah hatinya menunggu kepulangan sang ayah. Anak sulungnya baru memasuki bangku SMA, sementara anak bungsunya masih duduk di kelas 4 SD. Demi memenuhi kebutuhan mereka, Mang Odong harus rela tinggal jauh dari keluarga dan hanya pulang sekitar sebulan sekali. Setiap hasil jualan yang berhasil dikumpulkan dibawa pulang sebagai bekal untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Besar atau kecilnya penghasilan bukan sesuatu yang bisa dipastikan, sebab semua bergantung pada ramai atau sepinya pembeli.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify"><img src="/storage/uploads/1785745126.jpg"></p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify"><a href="https://www.tiktok.com/@kilauonline/video/7569470709571898644?is_from_webapp=1&amp;sender_device=pc&amp;web_id=7605472268521506312" target="_blank">Pendidikan </a>yang hanya sampai jenjang sekolah dasar membuat pilihan pekerjaan Mang Odong tidak banyak. Namun, keterbatasan itu tidak pernah dijadikannya alasan untuk menyerah. Baginya, selama tenaga masih ada, selama kaki masih mampu melangkah mendorong gerobak, ia akan terus berusaha. Harapan sederhana yang ia simpan hanyalah melihat kedua anaknya memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik daripada dirinya.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify"><a href="https://home.kilauindonesia.org/berita/Lelah%2C-Lapar%2C-dan-Tak-Terlihat-%E2%80%93-Beginilah-Perjuangan-Pekerja-Harian-yang-Jarang-Kita-Sadari#" target="_blank">Perjuangan</a> seperti inilah yang sering kali luput dari perhatian. Di balik seorang pedagang keliling, ada seorang ayah yang menahan rindu kepada keluarga, ada mimpi anak-anak yang sedang diperjuangkan, dan ada harapan yang terus dijaga meski keadaan tidak selalu berpihak.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Melihat semangat tersebut, pada <strong>Jumat (31/7)</strong>,<strong> Kilau Indonesia</strong> menyalurkan <strong>Hibah Modal Usaha</strong> kepada Mang Odong sebagai bentuk dukungan untuk mengembangkan usaha yang telah lama menjadi sumber penghidupan keluarganya. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat agar ia dapat terus berjualan, meningkatkan pendapatan, dan melangkah dengan harapan yang semakin besar.</p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify"><img src="/storage/uploads/1785745150.jpg"></p><p class="ql-align-justify"><br></p><p class="ql-align-justify">Kadang, sebuah bantuan tidak hanya bernilai dari apa yang diberikan, tetapi juga dari keyakinan bahwa masih ada yang <a href="https://www.instagram.com/reel/Da1f0G7vNyi/?utm_source=ig_web_copy_link&amp;igsh=MzRlODBiNWFlZA==" target="_blank">peduli</a> terhadap perjuangan orang lain. Semoga langkah Mang Odong semakin ringan, usahanya semakin berkembang, dan doa-doa yang ia bawa dalam setiap perjalanan mencari nafkah perlahan menemukan jawabannya.</p>